Lost in Transmission

Ben Bernanke dan Mark Gertler, masing-masing guru besar Universitas Princeton dan Universitas New York, dalam penelitian mereka “Inside the Black Box” menjelaskan bagaimana bank sentral dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan moneter.  Penetapan tingkat suku bunga yang tepat oleh bank sentral akan diterjemahkan oleh perbankan melalui penyaluran kredit ke sektor rill yang dampaknya dapat terasa sampai dua tahun ke depan.  Berapa besar dampaknya pada sektor riil sangat tergantung ...
More

Disruptive Innovation

Clayton Christensen, profesor Harvard Business School, memperkenalkan istilah disruptive innovation dalam bukunya The Innovator’s Dilemma.  Semakin mudahnya akses internet telah mendorong munculnya bisnis model baru yang memanfaatkan aplikasi teknologi. (more…)
More

It’s Harvest Time

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya pangsa pasar perbankan syariah melampaui lima puluh persen.  Jauh diatas pangsa pasar negara manapun.  Aneh tapi nyata.  Itulah yang akan terjadi di Aceh bulan Agutus ini.  Dua puluh lima tahun sejak berdirinya bank syariah di Indonesia, untuk pertama kalinya perbankan syariah melakukan ekspansi signifikan. (more…)
More

Headwinds and Tailwinds

Robert Aliber, profesor Universitas Chicago, pertama kali memperkenalkan istilah Economic Headwinds and Tailwinds pada tahun 2003 dengan mengibaratkan perekonomian sebagai pesawat terbang yang kadang lajunya tertahan oleh angin yang menghadang dari depan, kadang terdorong lajunya oleh angin yang mendorong dari belakang, kadang juga bergeser oleh angin yang menerpa dari samping. (more…)
More

From Anatolia to Aceh

Andrew Peacock and Annabel Gallop, masing-masing guru besar Universitas Saint Andrews Inggris dan peneliti British Library, menemukan hasil yang sangat menarik tentang sepak terjang Aceh dan Jawa dalam kancah perekonomian dunia.  Dalam buku yang baru saja mereka terbitkan tahun 2015 berjudul From Anatolia to Aceh, membuka lebar mata kita tentang kedigdayaan ekonomi Indonesia di kancah dunia yang menjadi pemicu terjadinya perang dunia sebelum abad 20. (more…)
More

Angus Deaton dan Abu Dzar

Angus Deaton, guru besar Universitas Princeton AS, menjadi penerima Nobel ekonomi tahun 2015 karena pemikirannya tentang pola konsumsi masyarakat miskin, cara meningkatkan kesejahteraan mereka sekaligus mengurangi kemiskinan.  Bagi Deaton, memahami pola konsumsi masing-masing individu miskin merupakan langkah awal meningkatkan kesejahteraan suatu bangsa. (more…)
More

Ketika Eropa Tertegun

Akhir September lalu, beberapa lembaga keuangan syariah Indonesia mendapat penghargaan di Budapest Hungaria untuk bisnis model yang dikembangkan.   Diantaranya adalah bisnis model untuk keuangan mikro syariah dan bisnis model untuk pembiayaan syariah atas kepemilikan rumah.  Negara-negara Eropa Timur terus mencari bisnis model yang tepat sesuai dengan kondisi ekonomi mereka. László Demeter guru besar di Eszterházy Károly College Hongaria dalam penelitiannya the Role of Subventioned Micro ...
More

Robert Barro dan Imam Ghazali

Robert Joseph Barro dan Rachel McCleary, keduanya guru besar Universitas Harvard menemukan adanya hubungan positif antara pertumbuhan ekonomi dengan keyakinan agama seseorang, misalnya keyakinan akan adanya neraka.  Semakin kuat keyakinan seseorang semakin tinggi pertumbuhan ekonomi. Barro, bersama Robert Lucas dan Thomas Sargent, adalah tokoh utama aliran new classical macroeconomics.  Yang menarik dalam kajian mereka “Religion and Economic Growth across Countries”, Barro dan McCleary, juga ...
More

Formalitas Syariah Tanpa Jiwa

Krisis global mulai unjuk gigi kepada siapa pun yang tidak siap menghadapinya. Bank-bank besar, korporasi-korporasi besar dengan reputasi ratusan tahun terpaksa gulung tikar. Lembaga keuangan syariah pun mulai terkena imbasnya, khususnya yang hanya mementingkan pemenuhan aspek formalitas syariah, tapi melupakan jiwa syariah itu sendiri. Diawali dengan kenaikan harga minyak akibat perang berkepanjangan, yang membuat negara-negara Teluk kebanjiran petro dolar. Melimpahnya likuiditas ini mendorong ...
More

Weibull dan Umar bin Khattab

Waloddi Weibull lahir pada 1887 dari keluarga terpelajar di Schleswig-Holstein, dekat Denmark. Memulai karirnya sebagai tentara di Royal Swedish Coast Guard, Weibull kemudian menjelma menjadi peneliti dan guru besar teknik yang menemukan teori The Weakest Link. Teori yang menjadi dasar dari berbagai perhitungan statistik dalam merancang struktur bangunan dan mesin ini, diterapkan secara luas dalam berbagai peralatan militer, bendungan, pipa minyak, dan gas. (more…)
More